aiqu.STORE ANALYTICS
Mal · 3 menit baca

Tingkat masuk toko: angka yang belum dimiliki tim leasing Anda.

Mal menghitung pengunjung di pintu masuk. Tenant menghitung penjualan di kasir. Hampir tidak ada yang menghitung apa yang terjadi di antara keduanya.

Oleh Stella Nurina Susanto · Oktober 2026

Mal tahu berapa banyak orang yang masuk lewat pintu-pintunya. Setiap tenant tahu berapa banyak struk yang dicetaknya. Namun di antara kedua angka itu ada satu pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh kedua pihak: dari semua orang yang lewat di depan toko, berapa yang benar-benar masuk?

Persentase itulah yang disebut tingkat masuk toko (entry rate). Bagi toko fisik, angka ini paling mendekati click-through rate yang dipantau toko online setiap hari.

Mengapa ini penting

Ketika penjualan sebuah tenant lemah, pembicaraan biasanya buntu pada satu pertanyaan: masalahnya di lokasi atau di tokonya? Tingkat masuk toko memisahkan keduanya.

  • Banyak orang yang lewat, sedikit yang masuk: koridornya sudah berfungsi. Yang belum berfungsi adalah muka toko, display etalase, atau papan namanya.
  • Sedikit orang yang lewat, tingkat masuk sehat: tokonya mampu menarik pengunjung, tetapi berada di koridor yang sepi. Itu persoalan arus pengunjung dan penunjuk arah yang menjadi urusan mal.
  • Keduanya rendah: bisa jadi unit tersebut memang bukan lokasi yang tepat untuk tenant itu.

Bagi tim leasing, ini mengubah pembicaraan yang sulit menjadi diskusi berdasarkan angka yang sama untuk setiap tenant.

Cara mengukurnya

Kamera yang menyorot koridor di depan deretan toko bisa melihat kedua kelompok: orang yang lewat di sepanjang koridor, dan orang yang melewati garis masuk ke setiap toko. Banyak mal sudah memiliki kamera koridor dengan posisi seperti ini untuk keamanan. Kami menghitung keduanya per jam, lalu membagi yang satu dengan yang lain.

Membacanya secara adil

  • Bandingkan yang setara. Urutkan toko di koridor yang sama dan pada hari yang sama. Toko di sebelah pintu masuk utama dan toko di ujung sayap yang sepi menerima arus pengunjung yang sangat berbeda.
  • Pisahkan toko tujuan. Supermarket dan anchor tenant memang sengaja didatangi pengunjung, sehingga menaikkan rata-rata. Lihat angka satu lantai dengan dan tanpa mereka.
  • Lihat per jam. Tingkat masuk yang turun pada jam tertentu sering menunjukkan masalah praktis: kaca yang silau terkena matahari, pintu yang tertutup, atau display yang terhalang stan promosi.

Berbagi data dengan tenant

Setiap tenant sebaiknya hanya melihat data tokonya sendiri, disertai angka koridor yang sudah dianonimkan. Dengan cara ini, tingkat masuk toko menjadi layanan yang bisa ditawarkan mal kepada tenant, bukan alat untuk menekan mereka.

Urutkan setiap toko di lantai AndaTingkat masuk toko tersedia dalam analisis lanjutan; minta penawaran harga kepada kami. Belum yakin? Mulai dengan analisis 48 jam untuk arus pengunjung dan antrean Anda. Unggah rekamannya gratis.
Baca selanjutnya
Store analyticsCCTV Anda merekam 12 jam sehari. Inilah yang bisa diceritakannya.PrivasiApakah menganalisis rekaman CCTV legal di Indonesia?